Kisah Heroik MA Sentot, Komandan Pasukan Setan yang Tak Roboh Diterjang Lusinan Peluru

Fahmi Firdaus , Jurnalis
Kamis 10 November 2022 07:05 WIB
Komandan Pasukan Sentot Kolonel Sentot. (Foto: Repro)
Share :

Setelah pengakuan kedaulatan Belanda terhadap RI pada 27 Desember 1949, Kaswinah diberhentikan dari pasukan oleh Sentot. Pemberhentian itu bukan karena indisipliner atau pemecatan secara tidak hormat, melainkan agar Kaswinah bisa melindungi keluarganya di kampung.

"Tahun 1949 ketika sudah dianggap aman (tidak lagi perang dengan Belanda), saya dibilangin untuk tidak usah ikut tentara lagi. Dibilangin: ‘Kamu temenin bapak kamu jadi kepala desa’. Terus dikasih surat pemberhentian. Teman-teman yang lain dan masih pengin jadi tentara, dipindah ke Banten,” tandas Kaswinah.

MA. Sentot juga menolak diperlakukan istimewa saat masa tuanya. Pejuang sekaligus pahlawan Indramayu ini memilih hidup bersama rakyat di daerahnya. Saat wafat di Rumah Sakit Pertamina Cirebon pada 6 Oktober 2001, ia dimakamkan di TMP Cikutra, Kota Bandung, Jawa Barat.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya