Seorang Polisi Tewas dalam Serangan Pisau di Brussel

Rahman Asmardika, Jurnalis
Jum'at 11 November 2022 11:25 WIB
ilustrasi.
Share :

BRUSSEL - Seorang polisi tewas dan seorang lagi terluka dalam serangan pisau di Brussel, Belgia pada Kamis, (10/11/2022) malam. Kedua petugas dibawa ke rumah sakit setelah diserang di dekat stasiun kereta api Brussels Utara, namun salah seorang akhirnya meninggal.

Media lokal melaporkan bahwa penyerang juga meninggal di rumah sakit setelah dia ditembak di tempat kejadian.

BACA JUGA: Akhir Pekan Berdarah, 10 Orang Tewas Ditusuk dan 15 Terluka di Kanada

Motif penyerang tidak diketahui, tetapi pejabat anti-teroris mengatakan mereka telah mengambil alih penyelidikan.

"Kami mengambil alih kasus ini karena ada kecurigaan motif teroris, yang akan dikonfirmasi atau dibantah oleh penyelidik," kata Juru Bicara Eric Van Duyse sebagaimana dilansir BBC.

Kedua petugas polisi itu sedang berpatroli di daerah itu sebelum diserang.

Polisi mengatakan patroli lain tiba di tempat kejadian dan "menetralisir" penyerang. Dia ditembak di kaki dan perut sebelum dibawa ke rumah sakit.

Seorang penduduk setempat mengatakan kepada BBC bahwa mereka mendengar "lima atau enam tembakan" ditembakkan tak lama setelah serangan, yang terjadi sekira pukul 19:15 waktu setempat.

BACA JUGA: Bom Kembar Terjang Bandara Brussels, 17 Tewas

"Saya pulang kerja dan saya sedang menelepon ayah saya dan kemudian saya mendengar lima atau enam tembakan," kata saksi bernama Kremel.

"Ayah saya bertanya 'ada apa?' Saya bilang itu mungkin kembang api. Dia bilang, 'Tidak, ini suara tembakan.' Dia menyuruh saya untuk memeriksa apa yang terjadi. Lalu saya menoleh dan melihat orang banyak berlarian di jalan untuk melihat apa yang terjadi. Saya memarkir mobil untuk melihat apa yang terjadi juga. Saya melihat pria itu sekarat di tanah, lalu saya melihat darah dan sebagainya. Saya mulai takut."

Dalam sebuah tweet yang mengirimkan belasungkawa kepada keluarga dan teman-teman perwira yang meninggal, Perdana Menteri Belgia Alexander De Croo menulis: "Petugas polisi kami mempertaruhkan nyawa mereka setiap hari untuk memastikan keselamatan warga kami. Drama hari ini menunjukkan ini sekali lagi."

"Harapan tulus saya adalah rekan yang dirawat di rumah sakit akan baik-baik saja," tambahnya.

Rekaman polisi, jalan-jalan tertutup dan lampu biru yang berkedip membawa kembali kenangan buruk di Brussel terkait serangan teror pada 2016. Saat itu serangan teroris berkoordinasi di bandara utama dan di metro menewaskan 32 orang.

Dalam beberapa minggu mendatang, sembilan tersangka anggota sel yang disebut Negara Islam (IS) akan diadili karena keterlibatan mereka dalam serangan tersebut.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya