Dalam sebuah tweet yang mengirimkan belasungkawa kepada keluarga dan teman-teman perwira yang meninggal, Perdana Menteri Belgia Alexander De Croo menulis: "Petugas polisi kami mempertaruhkan nyawa mereka setiap hari untuk memastikan keselamatan warga kami. Drama hari ini menunjukkan ini sekali lagi."
"Harapan tulus saya adalah rekan yang dirawat di rumah sakit akan baik-baik saja," tambahnya.
Rekaman polisi, jalan-jalan tertutup dan lampu biru yang berkedip membawa kembali kenangan buruk di Brussel terkait serangan teror pada 2016. Saat itu serangan teroris berkoordinasi di bandara utama dan di metro menewaskan 32 orang.
Dalam beberapa minggu mendatang, sembilan tersangka anggota sel yang disebut Negara Islam (IS) akan diadili karena keterlibatan mereka dalam serangan tersebut.
(Rahman Asmardika)