Belasan Warga Gunungkidul Hidup Dalam Pasungan karena Dianggap Mengancam Sekitarnya

Erfan Erlin, Jurnalis
Jum'at 18 November 2022 14:01 WIB
Warga Sleman dipasung (foto: dok ist)
Share :

Sehingga proses penyembuhan terkendala bahkan ada yang kembali menjalani pasungan atau penjara di rumahnya sendiri. Pemantauan minum obatnya sendiri masih kurang. Mereka ingin keluarga itu juga mendukung penyembuhan.

Salah satu yang kini dipenjara adalah Gimin (63) warga Gunungasem Kalurahan Ngoro-oro Kapanewon Patuk. Puluhan tahun, kakek ini hidup di 'penjara' di kamar rumahnya yang hanya berukuran 2x4 meter.

Dukuh Gunungasem, Ika Wijayanto mengungkapkan, Mbah Gimin sudah berada di dalam 'tahanan' tersebut selama 8 tahun lebih. Warga bersama kerabat memutuskan agar Mbah Gimin dikurung di dalam kamar karena ketika berada di luar, dia sangat membahayakan.

"Mbah Gimin itu sering melempari rumah warga, mengancam dengan parang atau arit dan melempari setiap mobil melintas,'terangnya.

Ika mengatakan, dulu Mbah Gimin memang pernah belajar di Pondok pesantren. Namun keluar dan pulang ke rumahnya di Dusun Gunungasem. Sejak keluar itulah, Mbah Gimin seolah mengalami kelainan jiwa.

Mbah Gimin sering bergumam sendiri dan bahkan sering merusak rumah warga. Mbah Gimin sering melempari rumah warga dengan batu yang ukurannya tidak kecil. Tak hanya itu, setiap mobil melintas juga tak luput dari lemparan batu Mbah Gimin.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya