GUNUNGKIDUL - Tanah longsor kembali terjadi di wilayah Gunungkidul. Kali ini, tebing setinggi 17 meter yang terletak di area Parangendog, tepatnya di Padukuhan Parangrejo Kalurahan Girijati, Kapanewon Purwosari ambrol.
Peristiwa tersebut terjadi pada hari Senin 21 November 2022 kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun material longsor menimpa beberapa bangunan fasilitas milik warga setempat. Warga bersama relawan masih berupaya membersihkan material longsoran.
BACA JUGA:Tinjau Longsor di Cugenang Cianjur, Ini Arahan Presiden Jokowi
Kapolsek Purwosari, AKP Budi Haryanto mengatakan, peristiwa longsor tersebut terjadi sekira pukul 01.00 WIB. Hujan deras yang melanda kawasan tersebut mengakibatkan tanah menjadi labil dan tidak kuat sehingga terjadi longsoran.
"Tebing setinggi kurang lebih 17 meter longsor," kata dia, Selasa (22/11/2022).
BACA JUGA:Pascagempa, BMKG Ingatkan Warga Cianjur Waspadai Longsor dan Banjir
Longsoran tersebut menimpa beberapa bangunan milik warga yang berada di bawah tebing. Di antaranya seperti menimpa 2 sumur gali, kamar mandi, toilet dan bangunan mushola serta kolam lele.
Meskipun tidak ada korban luka maupun jiwa namun kejadian bencana ini mengakibatkan kerugian materil kurang lebih Rp15 juta rupiah. Pasalnya beberapa fasilitas tersebut tertimbun secara keseluruhan.
Lebih lanjut, ia menambahkan, bahwa tanah tebing yang longsor tersebut merupakan tanah wilayah Kalurahan Girijati Kapanewon Purwosari. Sementara tanah bagian bawah yang terkena longsoran merupakan tanah wilayah Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul.
"Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan kami memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian," pungkasnya.
(Awaludin)