"Kami orangtua dari anak-anak kami yang telah menyalahi ataupun membuat resah. Kami sangat menyesal atas perbuatan anak kami. Kami memintaa maaf sebesarnya kepada pihak yang dirugikan atau pun masyarakat umum. Kami sangat menyesal mudah-mudahan tidak terulang lagi," ujar pihak keluarga dari video yang dilihat.
Namun, hingga saat ini status keenam remaja tersebut masih sebagai saksi kendati kasus tersebut telah naik dari penyelidikan ke penyidikan.
(Widi Agustian)