Mereka mengatakan dia telah membuat skema suap yang mengarahkan kontrak pekerjaan publik yang menguntungkan kepada temannya dengan imbalan suap.
Jaksa Diego Luciani menggambarkannya sebagai "operasi korupsi yang mungkin terbesar yang pernah diketahui negara".
Dia juga mengatakan dugaan skema suap telah menyebabkan negara Argentina mengalami kerugian setidaknya USD1 miliar (Rp16 triliun). Namun Wapres membantah semua tuduhan itu.
(Susi Susanti)