JERMAN - Pemerintah Jerman mengerahkan tiga ribu petugas kepolisian dalam 150 operasi di 11 dari 16 negara bagian Jerman, dengan dua orang ditangkap di Austria dan Italia. Dua puluh lima orang telah ditangkap dalam penggerebekan di seluruh Jerman karena dicurigai merencanakan untuk menggulingkan pemerintah atau kudeta.
Penggerebekan yang dilakukan pada Rabu (7/12/2022) digambarkan sebagai salah satu operasi anti-ekstremisme terbesar dalam sejarah Jerman modern.
Baca juga: Jerman Tangkap 25 Orang Tersangka yang Diduga Berencana Lakukan Kudeta
Hampir setengah dari penangkapan terjadi di negara bagian selatan Baden-Württemberg dan Bavaria. Lebih dari satu dari lima Reichsbürger diperkirakan berbasis di negara bagian barat daya Baden-Württemberg saja.
Baca juga: Pencari Suaka Serang Siswi Sekolah Jerman, Tewaskan Gadis 14 Tahun
Kelompok sayap kanan dan mantan tokoh militer dituduh telah mempersiapkan "Hari X" untuk menyerbu gedung parlemen Reichstag dan merebut kekuasaan.
Dikutip BBC, seorang pria bernama Heinrich XIII, dari keluarga bangsawan tua, diduga menjadi pimpinan mereka.
Menurut jaksa federal, dia adalah salah satu dari dua tersangka pemimpin di antara mereka yang ditangkap di 11 negara bagian Jerman.
Para komplotan ini termasuk anggota ekstremis Reichsbürger [Citizens of the Reich] gerakan, yang telah lama menjadi perhatian polisi Jerman atas serangan kekerasan dan teori konspirasi rasis dan antisemit.