Kapolda Jawa Barat, Irjen Suntana menyatakan, pihaknya masih mendalami tulisan RKUHP Kafir/Syirik dalam selembar kertas yang tertempel di motor pelaku bom bunuh diri di Mapolsek Astanaanyar, Kota Bandung.
"Untuk tulisannya memang ada tulisan menyampaikan bahwa 'produk RKUHP adalah produk kafir dan produk seperti itu mari kita berantas penegak hukum' tulisannya seperti itu, nah ini untuk bahan penyelidikan kita yang lebih lanjut untuk penyisiran," kata Irjen Pol Suntana.
Baca Selengkapnya : Penampakan Diduga Motor Milik Pelaku Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar, Ada Simbol ISIS
(Erha Aprili Ramadhoni)