Seperti diketahui, Ukraina menuduh Iran memasok Rusia dengan drone "kamikaze" yang digunakan dalam serangkaian serangan yang menewaskan sedikitnya delapan orang pada 17 Oktober lalu.
Iran awalnya membantah mengirim drone apa pun ke Rusia, tetapi kemudian mengakui telah memasok beberapa sebelum invasi ke Ukraina.
Iran mengaku mengirimkan drone dalam jumlah terbatas ke Rusia, "berbulan-bulan" sebelum perang di Ukraina.
Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bantahan Rusia sebagai kebohongan. Dia juga menegaskan Ukraina menembak jatuh sekitar 10 drone Iran setiap hari.
(Susi Susanti)