JAKARTA - Saksi ahli Poligraf, Aji Febriyanto AR Rosyid membeberkan hasil pemeriksaan Poligraf terhadap Kuat Ma'ruf dalam kasus dugaan pembunuhan Brigadir J. Kuat Ma'ruf terindikasi berbohong saat bilang tak melihat Ferdy Sambo menembak Brigadir J.
"Jadi mohon izin saudara Kuat kita melakukan dua pemeriksaan dengan isu yang berbeda, dua pertanyaan," ujar Aji di persidangan, Rabu (24/12/2022).
Menurutnya, pada pemeriksaan pertama Poligraf terhadap Kuat, pertanyaannya berkaitan apakah Kuat memergoki Brigadir J melecehkan Putri Candrawathi. Pada pemeriksaan pertama itu, Kuat dinyatakan jujur dalam menjawab, yang mana Kuat tidak melihat ataupun memergoki hal itu.
"Pertanyaan pertama jujur, tidak memergoki, tidak melihat," tutur Aji.
Baca juga: Kuat Maruf Bingung Didakwa Pembunuhan Berencana: Saya Bunuh Siapa? Berencana Sama Siapa?
Adapun pada pemeriksaan dan pertanyaan kedua, Kuat dinyatakan berbohong. Pertanyaannya adalah, apakah Kuat melihat Ferdy Sambo menembak Brigadir J. Dalam pertanyaan tersebut, Kuat mengaku dia tak melihat Sambo menembak Brigadir J.
"Untuk saudara Kuat apakah kamu melihat Sambo menembak Yosua, jawabannya Kuat tidak. Itu hasilnya berbohong," kata Aji.