"Kelihatan sih, cuma enggak jelas sekali ngadepnya ke sono dua orang yang di motor satu nungguin satunya nyongkel. Enggak tahu anak sekolah enggak tahu nyamar, intinya pakai baju seragam sekolah," ucapnya.
Wahyudin berharap polisi dapat menangkap pelaku dan memberikan efek jera. Sebab pembobolan tabung gas di warung makan miliknya sudah terjadi berkali-kali dalam setahun.
"Sudah delapan kali sudah ada Kehilangan tabung gas sama minyak sama dirijen. Kalau itu mah sering pokoknya Satu bulan sekali mah ada kali. Ini baru pulang kemarin ya Minyak itu satu dirigen 16 kilo," pungkasnya.
(Angkasa Yudhistira)