Meski, membatasi tamu undangan secara offline karena kondisi Pandemi Covid-19 yang belum usai, namun ini tak mengurangi makna dan kemeriahan acara. Hal ini karena adanya penampilan monolog yang akan ditampilkan Inayah Wahid (Putri Bungsu Gus Dur), Talkshow bersama Bu Nyai Hj, Shinta Nuriyah Wahid tentang perjuangan Gus Dur saat menjadi Ketum PBNU, penampilan Abioso soal ‘keberagaman’, serta penampilan dari LESBUMI dan Tunas Muda.
Selain itu, hadirin dapat menyimak testimoni dari sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh lintas agama mengenai sepak terjang Gus Dur. Selanjutnya, acara akan ditutup dengan doa yang akan dibacakan oleh K.H Hussein Muhammad.
Alissa berharap, meski digelar secara terbatas, acara Haul ini bisa berlangsung dengan khidmat. Masyarakat juga dapat mengikuti acara ini, via kanal Youtube.
“Harapan kami melalui Haul Gus Dur ini, kita akan mendapatkan, menggali, merefleksikan kembali perjuangan Gus Dur untuk NU. Dari sana kita belajar prinsip-prinsip dasar perjuangannya, gagasan besarnya, dan setelah itu NU masa kini dan ke depannya dapat semakin mengembangkan khidmat insklusif NU tersebut,” pungkas Koordinator Nasional Jaringan GUSDURian tersebut.
(Arief Setyadi )