Pemukiman Padat di Manggarai Dilalap Api, Diduga Disebabkan Sambaran Petir

Rizky Syahrial, Jurnalis
Minggu 18 Desember 2022 07:34 WIB
Kebakaran di Manggarai, Jakarta Seatan. (Foto: ist./Dimas Choirul)
Share :

JAKARTAKebakaran yang melanda sejumlah bangunan semi permanen di Manggarai Utara, Tebet Jakarta Selatan, Sabtu (17/12/2022) membuat puluhan unit pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Amukan si jago merah diduga terjadi akibat sambaran petir.

BACA JUGA: Kebakaran Melahap Permukiman Padat di Manggarai, 26 Unit Damkar Dikerahkan

"Kita mendapat laporan dari warga pada pukul 15.05 itu mendapatkan laporan telah terjadi kebakaran di manggarai utara, ini adalah penyebab diduga oleh warga itu ada sambaran petir dan tau tau api besar," terang Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Sutaka kepada wartawan, Minggu (18/12/2022).

Menurutnya, sambaran petir tersebut mengenai travo atau meteran listrik di salah satu rumah warga, memicu kebakaran.

"Kemungkinan dari ada travo atau meteran listrik yang disambar petir, diduga sementara diakibatkan oleh itu," paparnya.

"Kita belum bisa menyimpulkan. diduga sementara adalah tadi ada hujan besar, kemudian ada petir, itu ada sambaran petir salah satu indikasi nya meteran listrik kesambar oleh petir. Akhirnya terjadilah kebakaran, diduga awal seperti itu," tambah Sutaka.

Untuk memadamkan api, pihak Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan mengerahkan 28 unit pemadam dengan total 176 personel guna memadamkan api.

"Kami mengerahkan sekarang total 28 unit dengan total 176 personil," jelas Sutaka.

Diberitakan sebelumnya, Petugas damkar tengah berjibaku memadamkan api saat ini status pendinginan. "Situasi proses pendinginan (kuning)," jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan video pada laman Instagram @humasjakfire nampak api merah dan asap membumbung tinggi ke udara. Hingga berita ini diturunkan belum diketahui penyebab kebakaran tersebut.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya