Farah juga menerangkan, bahwa untuk memaksimalkan proses pembalseman, otak harus direndam dengan formalin dan kemudian dimasukkan kedalam perut.
"Pada saat itu pengembalian itu masuk dilakukan ke rongga tubuh karena akan dilakukan proses tindakan embalming pascaautopsi sehingga untuk memaksimalkan embalming itu kami rendam dengan formalin dan dimasukkan ke rongga perut," terangnya.
Ia pun menerangkan, bahwa ia menjamin proses pemindahan otak ke dalam perut adalah sesuai dengan SOP dan tidak ada satupun bagian tubuh yang ditinggalkan.
"Itu SOP kami adalah semua organ yang telah diperiksa dimasukkan ke dalam organ tubuh tidak ada satu organ pun yang diambil atau yang ditinggalkan di organ tubuh," tegasnya.
(Awaludin)