Gus Mus berkata: Tak ada yang aneh jika Gus Dur bisa seperti itu. Tak ada yang tak masuk akal. Gus Dur punya siasat dan bisa dipahami.
Saat menerima undangan untuk diskusi, seminar, simposium, dialog, atau konferensi, dan sejenisnya, Gus Dur lebih dulu mencari tahu siapa saja pembicaranya.
Kemudian, Gus Dur mempelajari pikiran-pikirannya, perspektifnya, dan gagasan-gagasan yang pernah disampaikannya, baik dalam karya-karya tulisnya maupun ceramah-ceramahnya. Dari situ, Gus Dur mampu menangkap apa yang akan dibicarakan dan disampaikan para pembicara tersebut.
“Paling-paling tak jauh dari itu juga,” kata Gus Mus menirukan perkataan Gus Dur.
Humor atau anekdot Gus Dur itu diambil dari buku" Gus Dur dalam Obrolan Gus Mus" (KH Husein Muhammad, 2015).
(Arief Setyadi )