"Di dalam situasi di bawah presurenya (telanan), dia juga tidak akan memikirkan sikap sebagaimana dikatakan yesus tadi, dia hanya, aku harus melakukan apa," tuturnya.
Dia menambahkan, dalam kasus ini, dia menggunakan istilah etika lantaran manusia sejatinya memiliki sistem hukum. Secara hukum itulah seseorang harus bertanggung jawab atas perbuatannya tersebut.
(Nanda Aria)