Penggunaan alat berat untuk mengangkut sampah tersebut juga tidak dapat dilakukan di seluruh kawasan pesisir lantaran terbentur dengan jalan dan rumah warga.
"Ada 20 orang petugas yang setiap hari membersihkan sampah di pesisir Tanjungpinang," tuturnya.
Menurut dia, penumpukan sampah di pesisir Tanjungpinang tersebut terjadi lantaran tingkat kesadaran sebagian warga masih rendah untuk membuang sampah di tempat yang telah disediakan pemerintah.
Padahal pemerintah telah menyiapkan tempat pembuangan sampah yang setiap hari diangkut petugas kebersihan.
"Kami masih menemukan puluhan tempat sampah ilegal baik di daratan maupun kawasan pesisir," katanya.
(Angkasa Yudhistira)