Teguh menyebut bahwa perayaan menyambut tahun baru Pemkot Solo berlangsung meriah namun masih sederhana. Ada 14 titik seni pertunjukan yang ditampilkan sebagai hiburan bagi masyarakat.
"Jadi kami tidak menampilkan artis-artis luar untuk menggerakkan ekonomi. Dua tahun itu bukan waktu yang pendek bagi mereka, tetapi waktu yang panjang," jelas dia.
Teguh pun juga memuji sikap masyarakat dari berbagai daerah yang tumpah ruah di Kota Solo karena ketertiban yang mereka jaga selama mengikuti proses perayaan menyambut tahun baru.
Selain itu, Teguh juga berharap agar seluruh jajaran Forkopimda bisa membuat skenario sedemikian rupa saat menggelar event agar tetap bisa menjaga ketertiban masyarakat.
"Saya tidak menyangka kehadiran masyarakat begitu melimpah tetapi tetap tertib. Ini menjadi contoh, agar perayaan apapun yang tergelar bermanfaat," tutupnya.
(Awaludin)