Setelah berunding dengan keluarga dan sesuai dengan keinginan hatinya, Hamka memutuskan untuk menolak tawaran gelar tersebut. Alasan Hamka menolak gelar tersebut adalah Hamka ingin berfokus dengan bidangnya, yaitu berdakwah dan menulis.
Selain itu, ia juga merasa tak mampu bekerja secara maksimal jika harus menerima pangkat tituler, karena kesibukannya dalam berdakwah dan menyebarkan ajaran Islam.
(Angkasa Yudhistira)