Siti menjelaskan kalau sudah seperti itu, barulah publik mempelajari calon-calon yang ada. Misalnya, siapa Prabowo, Anies Baswedan, Puan Maharani, Ganjar Pranowo, dan mungkin ada juga Sandiaga Uno.
Kemudian ada juga Airlangga Hartarto dan Muhaimin Iskandar. Lalu ada pula Khofifah Indar Parawansa jika dicalonkan.
Dengan demikian, biodata mereka semua sudah disiapkan dan sudah ditanggung jawabkan oleh partai-partai yang mengusung.
"Jadi jangan dilimpahkan kepada KPU. Ini kalau KPU seolah-olah suruh melacak atau suruh bertanggung jawab terhadap calon-calonnya, itu nggak benar juga," ucap Siti.
Maka dari itu, pertama kali yang menanggung adalah partai politik. Dikarenakan partai politik yang sudah ketepatan memutuskan untuk mengusung calon tertentu.
"Mereka pun harus memberikan jaminan kepada kualitas calonnya," tuntas Siti.
(Khafid Mardiyansyah)