Menurut Niken, perawatan yang diberikan kepada Eny berupa penangananan fase akut atau kegawatdaruratan fisik dan jiwa. Ia menuturkan, Eny juga akan menjalani pemeriksaan klinis, penunjang dan pemberian terapi medis psikofarmaka atau obat-obatan.
"Selama perawatan, pasien Eny mulai berkomunikasi pasif menanyakan anak dan almarhum suami, namun cenderung lebih banyak diam dan baru menjawab seperlunya jika ditanya," ujarnya.
Niken mengungkapkan, jajarannya menyatakan selama menjalani perawatan tersebut, Eny dapat dijenguk pihak keluarga sesuai jadwal besuk, sekaligus mengevaluasi respon keluarga sebagai pengasuh.
"Pasien boleh dijenguk sesuai jadwal dan peraturan, sekaligus mengevaluasi respon pasien ke caregivernya (pengasuh). Putra atau keluarga," pungkasnya.
(Arief Setyadi )