Ayah Sandera Anaknya Berumur 3 Tahun di Depok, Todongkan Sangkur

Irfan Ma'ruf, Jurnalis
Rabu 11 Januari 2023 13:53 WIB
Seorang ayah menyandera anaknya yang masih berumur 3 tahun. (Ilustrasi/Okezone)
Share :

JAKARTA - Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi menjelaskan, detik-detik penyelamatan seorang balita perempuan usia 3 tahun yang disandera ayahnya yang membawa sangkur di Cilodong, Depok.

Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang dipimpin AKBP Indrawienny Panjiyoga tengah mengejar pelaku curanmor di Sukmajaya, Depok. Kemudian saat bersamaan mendapatkan informasi penyanderaan balita sekitar pukul 22.00 WIB.

Situasi saat itu cukup genting karena pelaku berinisial Y menyandera anaknya sendiri dan menempelkan sangkur di leher anaknya. Saat itu anak yang menjadi sandera menangis.

"Kasubdit Jatanras datang dan melihat situasi saat itu pisau udah ditempelkan di leher, anak nangis," kata Hengki saat dihubungi, Rabu (11/1/2023).

Saat peristiwa tersebut terjadi belum ada keputusan apakah perlu dilakukan penembakan atau tidak. Sebagai upaya untuk berjaga-jaga, didatangkan tim sniper.

"Saat itu kita enggak dapat gambaran siapa orang ini. Kita sarankan situasi krisis itu perlu undang sniper, Gegana, apa Brimob karena situasi saat itu," ucapnya.

Polisi sudah membujuk pelaku, tetapi tidak berhasil justru terus menyandera anaknya di rumahnya sambil terus menempelkan sangkur di leher anaknya. Bukannya takut karena ada polisi, pelaku justru semakin beringas sehingga anaknya terus menangis.

BACA JUGA:Polisi: Penculik Anak di Makassar Tergiur Iklan Penjualan Organ Tubuh 

"Sempat dibujuk. Dianterin rokok, tetap, disiapin minum. Kita soft aproach adiknya tapi malah dimarahi, pakai ayat Alquran. Anaknya nangis terus, dia nangisnya sampai jam 2 masih nangis terus. Baru tertidur jam 3," kata Hengki.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya