Perubahan Iklim Picu Lebih Banyak Penyakit Malaria, TBC hingga Resesi

Susi Susanti, Jurnalis
Selasa 17 Januari 2023 13:35 WIB
Perubahan iklim picu lebih banyak penyakit malaria, TBC hingga resesi (Foto: Antara)
Share :

DAVOS – Direktur Eksekutif Dana Global untuk penanggulangan AIDS, Tuberkulosis (TBC) dan Malaria, Peter Sands di Davos pada Senin (16/1/2023) mengatakan perubahan iklim meningkatkan infeksi malaria.

Sands mengatakan lonjakan infeksi malaria terjadi menyusul banjir baru-baru ini di Pakistan dan topan di Mozambik pada 2021.

"Setiap kali terjadi cuaca ekstrem, cukup umum terjadi lonjakan kasus malaria," katanya pada pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, dikutip Antara.

BACA JUGA: Pemerintah Tegaskan Kerjasama dengan Negara Lain Tetap Harus Tanggap Perubahan Iklim

Peningkatan kejadian cuaca ekstrem yang memicu munculnya banyak genangan air semakin mempercepat perkembangbiakan nyamuk. Hal itu membuat populasi warga yang lebih miskin menjadi lebih rentan.

BACA JUGA:  Lembaga Prakiraan Cuaca: 2023 Akan Jadi Tahun Terpanas, Kekeringan Bakal Sering Terjadi

Dia mengatakan perubahan iklim juga mengubah geografi nyamuk.

Dataran tinggi Afrika, di Kenya dan Ethiopia, saat ini dilanda malaria karena pergeseran dari suhu rendah yang sempat membuat banyak nyamuk sulit berkembang biak.

Sands mengelola badan dana global terbesar di dunia, yang berinvestasi dalam penanggulangan tuberkulosis, malaria dan HIV/AIDS di beberapa negara termiskin di dunia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya