Untuk pencegahannya, TNI menggunakan intelijen yang ada. Perangkat itu akan digunakan untuk mengantisipasi hal-hal yang terselubung.
"Kita kan punya intelijen, perangkat intelijen untuk itu. Kan selama ini juga netral terus kan dari dulu TNI? Kalau ada oknum ya pasti akan kita proses hukum. Jadi enggak perlu diragukan lagi saya kira di dalam sejarah TNI, sejak Pemilu pertama sampai kemarin kan semua kita kan netral," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)