Lebih lanjut, Gus Fahrur pun menilai jika Pemerintah Indonesia perlu melayangkan nota protes kepada pemerintah Swedia terkait aksi tersebut.
"Ya (Pemerintah Indonesia perlu protes), saya dengar Kemlu RI sudah mengeluarkan sikap mengecam keras tindakan vandalisme tersebut," katanya.
(Qur'anul Hidayat)