Kekuatan Prabu Siliwangi yang Tak Mampu Diteruskan Sang Anak Bertahta di Kerajaan Pajajaran

Avirista Midaada, Jurnalis
Rabu 01 Februari 2023 05:54 WIB
Raja Pajajaran, Prabu Siliwangi (foto: dok ist)
Share :

Di balik pujian dan gambaran jasa - jasa Sri Baduga, Surawisesa memiliki rasa kepedihan hati akibat merasa kecewa dan bersalah tidak mampu memegang amanat sekalipun sudah berusaha keras, untuk membela dan mempertahankan wilayah Pajajaran yang diwariskan kepadanya dari Prabu Siliwangi.

Dapat dimaklumi jika Surawisesa terkesan "putus asa". Sudah tergambar dalam bayangannya bahwa Pajajaran akan runtuh tak lama lagi. Di dalam dirinya muncul kesadaran bahwa ayahnya betul-betul raja besar. Prabu Siliwangi meninggalkan kerajaan dalam keadaan kokoh, kuat, aman, dan damai, tetapi dalam pemerintahan Surawisesa Pajajaran tercerai berai oleh perang.

Setelah pihak Portugis tidak muncul lagi, maka andalan Pajajaran sudah tidak ada lagi, padahal yang merintis hubungan dengan Portugis adalah Sri Baduga. Singkatnya, dari sudut sastra, Prasasti Batutulis bisa dikatakan merupakan tanda bakti dan permohonan maaf seorang anak yang merasa dirinya bersalah tidak mampu menjaga amanat ayahanda.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya