TERDAPAT sejumlah jenderal TNI yang pernah membela anak buahnya. Bahkan karena aksi membela anak buahnya, jenderal ini pun dipindahtugaskan.
Tak hanya itu, mereka juga siap menerima hukuman. Berikut kisah 3 jenderal yang membela anak buahnya, sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber, Kamis (9/3/2023) :
1. Jenderal TNI (Purn) Leonardus Benny Moerdani
Jenderal TNI (Purn) Leonardud Benny Moerdani sempat dikeluarkan dari Resimen Pasukan Komando Angkatan Darat (RPKAD) yang saat ini disebut Kopassus. Benny ketika itu membela anak buahnya yang cacat karena operasi militer perang kemerdekaan.
Pada rapat staf di Mako RPKAD, Benny yang mewakili teman-temannya menyatakan keresahannya atas keputusan Komandan RPKAD terkait pemecatan pasukan yang mengalami cacat atau invalid karena operasi militer. Pada 5 Januari 1965, Benny memenuhi panggilan Menteri/Panglima AD Letjen TNI Achmad Yani. Pada pertemuan tersebut, Benny disalahkan serta dinilai tidak mengerti etika karena menyampaikan penilaian atas kebijaksanaan komandan. Achmad Yani langsung memindahkan Benny ke Kostrad.
2. Letjen TNI (Purn) Agus Sutomo
Letjen TNI (Purn) Agus Sutomo merupakan Komandan Jenderal Kopassus periode 2012-2014. Ketika menjadi Danjen Kopassus, Agus Sutomo yang masih menyandang pangkat Mayor Jenderal pernah menghadapi kasus yang melibatkan anak buahnya.
Ia menyatakan sebagai pihak yang bertanggung jawab atas penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta pada 2013. Agus siap pasang badan untuk 11 anak buahnya yang ditahan terkait penyerangan Lapas Cebongan itu.