Kisah Gajah Kontroversial Si 'Pembunuh' yang Dibenci Sekaligus Dicintai

Susi Susanti, Jurnalis
Jum'at 10 Februari 2023 10:21 WIB
Si gajah kontroversial di India (Foto: DR Giridas PB)
Share :

KERALA - Seekor gajah kontroversial di negara bagian Kerala, India selatan, kembali menjadi berita setelah sebuah kuil setempat menawar jumlah rekor untuk partisipasinya dalam festival tahunannya. Imran Qureshi dari BBC Hindi menjelaskan mengapa hewan berusia 57 tahun itu menimbulkan kekaguman, ketakutan, dan kasih sayang.

Thechikottukavu Ramachandran sering disebut sebagai gajah penangkaran tertinggi di India, klaim yang sulit diverifikasi secara independen. Apa yang tidak diragukan lagi adalah tingginya 10,53 kaki (3,2 m), tubuhnya yang besar dan menjulang tinggi serta megah di atas sesama gajah.

Ramachandran yang dimiliki oleh kepercayaan kuil Thechikkottukavu di distrik Thrissur, adalah salah satu dari ratusan gajah penangkaran di Kerala yang disewakan untuk festival kuil dan program lainnya.

BACA JUGA:  Gajah Serang Warga di Aceh Tengah, 1 Tewas dan 2 Terluka

Dia memiliki ribuan pengagum di Facebook yang secara teratur memposting foto dan pembaruan memiliki 122.000 pengikut serta menarik banyak orang di berbagai acara.

 BACA JUGA: Cara Gajah Berkembang Biak, Cukup Kompleks dan Punya Masa Kehamilan yang Lama

Namun, di sisi lain, gajah ini juga terkenal karena menampilkan kekerasan. Kritikus menuduh dia telah membunuh setidaknya 13 orang dan dua gajah selama empat dekade terakhir. Namun, pejabat kuil Thechikkottukavu mengatakan bahwa Ramachandran bukanlah penyebab langsung kematian tersebut, yang sebagian besar terjadi karena desak-desakan yang terjadi setelah dia menjadi gelisah karena suara keras dan provokasi lainnya di acara tersebut.

Ramachandran dengan mata buta di sebelah kiri, dan aktivis hak-hak binatang mengatakan dia tidak boleh dipaksa untuk berpartisipasi dalam acara publik.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya