Polisi yang berada di lokasi sempat meminta massa untuk tidak anarkis. Namun, tidak dihiraukan, sehingga melepaskan tembakan untuk menghentikan aksi ormas.
"Polisi sudah mengimbau untuk tidak melakukan perusakan, tapi mereka membalikkan kendaraan. Sehingga anggota meletuskan senjata untuk menghalau massa mundur," ujar Twedi.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih meminta keterangan dari kedua belah pihak terkait duduk perkara peristiwa yang ada serta dari rekaman video dan CCTV. Kedua belah pihak juga saling membuat laporan atas kericuhan yang terjadi.
"Sekarang kan lagi ambil proses keterangan karena kedua belah pihak saling melapor. Nanti kita teliti videonya, setelah itu kita rekam wajahnya nanti kita lakukan proses pendalaman," pungkasnya.
(Arief Setyadi )