"Panitia seleksi harus selektif, dan independen, jangan pilih orang-orang yang tidak mendukung pembangunan, bukan juga orang-orang yang punya kepentingan politik tertentu,"katanya.
Soal pembebasan pencalonan, pihaknya mengapresiasi langkah Polda Papua dalam pembuatan SKCK online. Menurutnya, dengan online maka mempermudah pembebasan.
"Ini terobosan bagus, biar orang kalau mau seleksi dan urus berkas seperti SKCK tidak buang biaya untuk ke Jayapura. Cukup kirim online saja. Jadi ini bagus sekali,"katanya.
Untuk diketahui, pasca penetapan tiga DOB baru di Provinsi Papua, seleksi penerimaan seperti KPU, Bawaslu, MRP dan lainnya sudah mulai dilaksanakan. Harapannya, proses ini juga bisa berjalan baik dan aman adanya tanpa ada gangguan apapun.
(Khafid Mardiyansyah)