MUARA ENIM - Seorang pria lansia, Salahudin (72), di Kabupaten Muara Enim, Sumsel, ditemukan tewas bersimbah darah, diduga dibunuh anak kandungnya sendiri, Minggu (19/2/2023).
Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban pertama kali ditemukan oleh warga yang curiga karena Salahudin tidak menjadi imam saat salat magrib di musala yang berada di samping rumahnya, di Kelurahan Tungkal, Kecamatan Muara Enim.
BACA JUGA: Evakuasi Kecelakaan Helikopter di Hutan Kerinci, Belasan Personel Basarnas Diterjunkan
Oleh karena itu, warga kemudian berinisiatif mengintip dari jendela kamar rumah korban, dan saat itu diketahui bahwa yang bersangkutan terlihat tergeletak berlumuran darah.
Mendapati kondisi korban yang mengenaskan, warga lalu masuk ke rumah korban dari pintu depan. Nahasnya, yang bersangkutan sudah meninggal dunia. Kasus ini pun dilaporkan ke polisi.
BACA JUGA: Ledakan Dahsyat di Ponggok Blitar Akibat Bubuk Petasan, 1 Orang Tewas
Kapolres Muara Enim, AKBP Andi Supriadi melalui Kasat Reskrim, AKP Tony Saputra, mengatakan kasus dugaan pembunuhan ini masih dalam penyelidikan. "Belum dapat dipastikan siapa pelaku pembunuhannya," katanya.
Akan tetapi petugas saat ini mengamankan anak korban berinisial AR yang diduga kuat terkait dengan kematian korban. "Kami amankan dulu meski pun AR ini diduga mengalami gangguan kejiwaan," katanya.
Apalagi berdasarkan keterangan warga setempat, korban pernah cerita sering dianiaya oleh anaknya itu. Bahkan, yang bersangkutan pernah berpesan kepada warga untuk mengecek kondisinya di rumah bila sewaktu-waktu tidak datang ke musala.
"Kasus ini masih dalam penyelidikan, kami juga akan memanggil tim psikologis untuk memastikan kondisi AR. Nanti akan kita lihat hasilnya seperti apa," pungkasnya.
(Nanda Aria)