PENAJAM PASER UTARA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar masyarakat jangan sampai dirugikan terkait ganti rugi lahan yang digunakan untuk pembangunan kawasan inti pemerintah pusat (KIPP) ibu kota Nusantara (IKN). Hal tersebut sudah disampaikannya kepada Kepala Otorita IKN Bambang Susantono.
"Kemarin sore sudah saya bicarakan dengan Pak Bambang, bahwa jangan sampai masyarakat dirugikan," kata Jokowi saat meninjau kawasan Istana Kepresidenan IKN, Kalimantan Timur, Kamis (23/2/2023).
Jokowi menjelaskan bahwa ada beberapa opsi ganti rugi kepada masyarakat yang lahannya digunakan untuk KIPP IKN. Dengan opsi tersebut, Jokowi yakin masyarakat tidak dirugikan.
"Oleh sebab itu ada beberapa opsi, baik ganti untung, atau juga relokasi diberikan lahan yang lain. Saya kira ada beberapa opsi, pilihan lain sehingga masyarakat tidak merasa dirugikan," kata Jokowi.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi meyakini bahwa pembangunan istana kepresidenan di IKN, Kalimantan Timur akan rampung pada tahun 2024. Dirinya pun optimis bisa menyelenggarakan upacara HUT Kemerdekaan 17 Agustus tahun 2024 dilaksanakan di IKN.
"Kawasan ini adalah kawasan istana, istana kepresidenan, yang saya optimis tahun depan bulan Agustus insyaallah bisa upacara di sini. Kalo melihat lanskap dan lain-lainnya, tadi saya sudah bicara dengan perancangnya, pelaksana di lapangan, supervisi di lapangan, manajer di lapangan, optimis, insya allah selesai," kata Jokowi saat meninjau kawasan Istana Kepresidenan di IKN, Kalimantan Timur, Kamis (23/2/2023).
(Khafid Mardiyansyah)