Rusia dan Ukraina Barter 2.000 Tahanan Selama Setahun

Susi Susanti, Jurnalis
Jum'at 24 Februari 2023 15:35 WIB
Rusia dan Ukraina lakukan barter tahanan (Foto: Antara/Reuters)
Share :

ANKARA - Lebih dari 2.000 tahanan telah ditukar oleh Rusia dan Ukraina sejak dimulainya perang pada 24 Februari tahun lalu.

Menurut angka yang dihimpun Anadolu Agency, pertukaran tahanan pertama dalam perang diumumkan pada 17 Maret 2022 oleh Sekretaris Pers Kepala Kantor Kepresidenan Ukraina Daria Zarivna.

Wali Kota Melitopol di Ukraina Ivan Fedorov ditukar dengan sembilan tentara Rusia yang ditangkap selama perang.

BACA JUGA:  Rusia dan Ukraina Barter Tawanan, Termasuk 108 Tahanan Perempuan

Sejak itu, menurut informasi yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan Rusia, sedikitnya 800 tentara Rusia telah dibebaskan oleh Ukraina dalam pertukaran tahanan hingga saat ini.

 BACA JUGA: Taliban: AS dan Afghanistan Barter Tahanan Usai Negosiasi Panjang

Sementara itu, dalam sebuah pernyataan di Telegram pada 4 Februari 2023, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan pertukaran tahanan telah berlangsung selama berbulan-bulan dan 1.762 warga Ukraina telah kembali ke negara mereka sejak awal perang.

Ukraina juga mengklaim bahwa 1.596 warga Ukraina dibebaskan oleh Rusia pada 2022, di antaranya 1.464 tentara dan 132 warga sipil.

Pertukaran tahanan juga terjadi antara Rusia dan Ukraina pada 2023, dengan pertukaran terbaru adalah pembebasan 101 tentara Ukraina pada 16 Februari lalu.

Meskipun pertukaran telah dilakukan pada tingkat bilateral, negara lain seperti Turki turut berkontribusi pada pertukaran tahanan antara Moskow dan Kiev melalui mediasi dalam berbagai kesempatan.

Pada 22 September 2022, pertukaran 215 tawanan perang Ukraina diadakan setelah pembicaraan antara Zelenskyy dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

"Saya berbicara dengan Presiden Erdogan. Keamanan lima komandan Azov akan dipastikan di Turki--di bawah pengawasan ketat Erdogan. Komandan ini adalah Sergey Volynsky, Svyatoslav Palamar, Denis Prokopenko, Oleg Khomenko, Denys Shlega. Saya sekali lagi berterima kasih kepada Presiden Erdogan, " kata Zelenskyy sehari setelah pertukaran itu, dikutip Antara.

Zelenskyy sekali lagi mengucapkan terima kasih kepada Erdogan dalam Forum Dunia TRT pada 9-10 Desember 2022, dan menyoroti bantuan Turki selama pertukaran tahanan.

Menurut angka terbaru Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) hampir 12 bulan telah berlalu sejak Rusia mendeklarasikan operasi militer khusus di Ukraina, yang telah mengakibatkan kematian sedikitnya 8.006 warga sipil dan 13.287 orang luka-luka.

(Susi Susanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya