YUNANI - Para korban selamat dari tabrakan kereta api yang menewaskan 43 orang menceritakan mimpi buruk selama sepuluh detik saat gerbong kereta mereka terbalik dan dilalap api dalam kecelakaan di Yunani tengah.
Sedikitnya 43 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam tabrakan langsung antara dua kereta api di dekat kota Larissa pada Selasa (28/2/2023) malam.
Enam puluh enam orang dirawat di rumah sakit karena luka-luka, termasuk enam orang yang dirawat intensif.
Gerbong depan kereta penumpang yang terlibat sebagian besar hancur.
BACA JUGA: Tabrakan Kereta Api Tewaskan 43 Orang, Menteri Transportasi Yunani Mengundurkan Diri
"Kami mendengar ledakan besar," kata penumpang Stergios Minenis berusia 28 tahun, yang melompat ke tempat aman dari reruntuhan.
"Kami membalikkan gerbong sampai kami jatuh miring dan sampai keributan berhenti. Lalu ada kepanikan. Kabel, api. Api langsung menyala. Saat kami membalikkan kami dibakar. Api ada di kanan dan kiri, " lanjutnya, seperti dikutip oleh kantor berita Reuters.
"Selama 10, 15 detik terjadi kekacauan. Terguling, kebakaran, kabel menggantung, jendela pecah, orang berteriak, orang terjebak,” ujarnya.