JAKARTA – Nama Kepala Kantor Bea dan Cukai nonaktif Yogyakarta, Eko Darmanto, mendadak mencuat setelah kerap menunjukkan gaya hidup yang hedon penuh kemewahan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun langsung turun tangan untuk mengklarifikasi harta kekayaan Eko.
Berikut 5 fakta soal KPK yang mencoba klarifikasi harta kekayaan para pejabat.
1. Terjunkan tim khusus
KPK terjunkan Tim Kedeputian Pencegahan ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Senin (6/3/2023). Tim ini untuk mengklarifikasi harta kekayaan Eko.
BACA JUGA: Profil Eko Darmanto, Kepala Bea Cukai Yogya yang Dicopot Gara-Gara Hedon
Tim bakal mengklarifikasi Eko Darmanto terkait asal-usul harta kekayaan hingga utangnya yang melonjak drastis.
2. Klarifikasi di kantor
Tim juga bakal mengklarifikasi Eko di Kantor Bea dan Cukai Yogyakarta, Jalan Raya Solo -Yogyakarta.
BACA JUGA: Pamer Gaya Hidup Mewah, Pejabat Bea Cukai Eko Darmanto Dicopot dari Jabatannya
"Biasanya sih klarifikasi ke kantornya, ini kan bukan pemeriksaan pidana, jadi enggak pakai ruang APH lain lah. Sekalian juga gua minta cek fisik asetnya," ungkap Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan saat dikonfirmasi, Jumat (3/3/2023).
3. Telisik kekayaan
Seperti diketahui, Kedeputian Pencegahan KPK sedang menelisik ketidakwajaran harta kekayaan para pejabat Kemenkeu. Sebelumnya, KPK telah lebih dulu mengklarifikasi mantan Pejabat Ditjen Imigrasi Kemenkeu, Rafael Alun Trisambodo terkait ketidakwajaran harta kekayaannya.