JAKARTA - Belasan orang menjadi korban tewas akibat kebakaran di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara. Mereka tewas karena luka bakar yang dialami mencapai stadium 4.
Sementara, data terbaru dari Polda Metro Jaya 16 orang tewas akibat ledakan Depo Pertamina Plumpang.
(Baca juga: 15 Orang Masih Menghilang Usai Ledakan Besar Depo Pertamina Plumpang)
Kepala Rumah Sakit Polri Brigjen Pol Hariyanto menyatakan, pihaknya tengah mengidentifikasi 14 jenazah yang diterima RS Polri. Jenazah meninggal karena luka bakar yang parah.
"Proses identifikasi sedang berlangsung. Rata-rata korban meninggal dengan luka bakar lanjut stadium 4," kata Kepala Rumah Sakit Polri Brigjen Pol Hariyanto, Sabtu (4/3/2023).
Api pertama kali dilaporkan muncul pada pukul 20.11 WIB, berasal dari ledakan pipa bahan bakar minyak (BBM) di area Depo. Korban yang dibawa ke RS Polri hanya korban yang menjadi meninggal.
"Yang korban meninggal saja. Proses identifikasi dipusatkan di RS Polri Kramat Jati," ujar Hariyanto.