Bencana gerakan tanah itu mengakibatkan 10 orang meninggal dan diperkirakan setidaknya 50 orang masih dinyatakan hilang. Pemerintah setempat melaporkan ada 1.216 orang mengungsi ke tempat aman karena masih terjadi longsor susulan.
Badan Geologi mengimbau warga yang berada dekat alur aliran bahan rombakan untuk selalu waspada, khususnya saat hujan maupun setelah hujan deras yang berlangsung lama. Hal itu karena daerah tersebut masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan.
Baca Berita Selengkapnya: Soal Longsor di Natuna, Ini Analisis Badan Geologi
(Fakhrizal Fakhri )