Di Depan Jokowi, Prabowo Serah Terima Pesawat Hercules Berteknologi Tinggi ke Panglima TNI

Tim Okezone, Jurnalis
Rabu 08 Maret 2023 17:54 WIB
Prabowo Subianto/Tim Media Prabowo
Share :

JAKARTA — Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto menyerahkan pesawat C-130J-30 Super Hercules kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono di Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu (8/3).

Penyerahan replika kunci tersebut turut disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, dan Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid.

(Baca juga: Keren! TNI AU Kedatangan Lima Pesawat Canggih Buatan Lockheed Martin AS)

Serah terima pesawat Hercules ditandai dengan pemberian replika kunci secara simbolis sebagai tanda jika pesawat siap untuk dioperasionalkan oleh TNI AU.

Pesawat C-130J-30 Super Hercules ini akan memperkokoh kekuatan angkut TNI AU dan dioperasionalkan oleh Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Dalam kesempatan itu, Jokowi melakukan peninjauan ke dalam pesawat dilanjutkan dengan pelepasan Tirai Logo Skadron Udara 31, memecahkan kendi dan menyiramkan air bunga ke badan pesawat.

(Baca juga: Cerita Prabowo Naik F16: Cuma 5 Menit Sampai Pelabuhan Ratu)

Dikatakan Jokowi, bahwa pesawat Super Hercules C-130J-30 ini berteknologi tinggi dan sangat baik untuk operasi militer maupun non militer.

“Bisa mengangkut pasukan lengkap dengan parasut 98 orang, kalau pasukan saja bisa 128 orang, dan mengangkut 19,9 ton barang,”kata Jokowi.

“Artinya bagus untuk operasi militer maupun non militer dan bantuan bencana alam. Jangkauannya bisa mencapai seluruh Indonesia dengan jam terbang 11 jam,” tambah Jokowi.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI telah memesan sebanyak lima unit pesawat C-130J-30 Super Hercules, sementara, keempat unit lainnya akan dikirim secara berkala pada Juni, Juli, Oktober 2023, dan untuk unit pesawat terakhir akan dikirim pada Januari 2024.

Prabowo mengatakan, C-130J-30 Super Hercules tersebut akan dapat menjalani perawatan dan perbaikan (Maintenance, Repair, and Operation/MRO) di Indonesia, yang akan melibatkan dan mendukung industri pertahanan dalam negeri.

"MRO-nya akan dilaksanakan di Indonesia, seperti satu pesawat sebelumnya yang sudah dilakukan saat ini," ungkap mantan Danjen Kopassus tersebut. 

Selain itu, juga ditampilkan satu unit C-130 Hercules A-1315, sebagai pesawat pertama yang MRO-nya dilakukan di dalam negeri, yaitu di PT Dirgantara Indonesia (PTDI).

Dengan pemeliharaan pada bagian center wing box, pesawat C-130 Hercules A-1315 itu dapat mencapai waktu penggunaan (life span) yang lebih lama, yaitu lebih dari 20 tahun.

Pada acara Rabu tersebut, Jokowi juga menyatakan bahwa pembangunan postur pertahanan negara akan disesuaikan dengan ketersediaan APBN dan terus dilakukan secara bertahap.

Merespons pernyataan itu, Prabowo mengatakan dukungan untuk pertahanan di masa pemerintahan Jokowi adalah yang terbesar dalam sejarah.

"Dukungan pemerintahan Pak Joko Widodo saya lihat dalam sejarah untuk pertahanan itu terbesar, terbesar. Tapi kita, beliau punya prioritas, kita kemarin mengalami Covid yang sangat berbahaya, jadi prioritas beliau, kita utamakan keselamatan rakyat," tutup Prabowo.

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya