JAKARTA - Politikus Partai Perindo, Yanni Kainama, menilai generasi pemuda harus memahami pendidikan politik.
Menurutnya, generasi muda tersebut masih memiliki energi. Jika tidak memiliki pemahaman yang cukup, dengan enegeri yang besar itu akan mudah terjadi gesekan.
"Kalau misalkan pemuda ini dengan jiwa muda dia, masih produktif terlalu dinamis, kalau pendidikan politik dia yang tidak matang itu bisa menjadikan dia terdoktrin dalam situasi yang negatif," kata Yanni dalam Podcast Aksi Nyata Perindo, Kamis (9/3/2023).
Ia melanjutkan, hal itu dapat membuat pemuda terbawa ke segmen yang bermasalah.
"Karena muda ini terlalu gampang untuk terjadi pergesekan," ucapnya.
Yanni melanjutkan, ia telah mencoba pendidikan politik di Kota Ambon.
Sebagai salah satu komite sekolah dia salah satu tempat pendidikan, ia menggunakan kompetisi cerdas cermat untuk memberikan pendidikan politik kepada pemuda.
"Soal empat pilar sebagai kewarganegaraan yang kita ada dalam dunia politik. Kita harus benar-benar memahami hal itu," ujarnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)