Keluhan Prigozhin ini dilihat sebagai sebuah tanda keretakan lebih lanjut antara dia dan militer Rusia. Dalam beberapa waktu belakangan, Prigozhin kerap bersuara keras mengkritik kemajuan dan kebijakan militer konvensional Rusia dalam perang di Ukraina.
Dalam video terpisah pada Sabtu, (4/3/2023) Prigozhin juga mengungkapkan kekhawatiran bahwa dia dan pasukannya “dijebak” untuk dijadikan kambing hitam jika Rusia kalah perang di Ukraina.
(Rahman Asmardika)