Soe Hok Gie, Tokoh Inspirasi Pergerakan Mahasiwa yang Meninggal di Usia

Tim Okezone, Jurnalis
Minggu 12 Maret 2023 06:05 WIB
Soe Hok Gie. (Foto: Wikipedia)
Share :

JAKARTA – Soe Hok Gie adalah seorang tokoh yang menjadi inpirasi pergerakan mahasiswa, yang kisahnya masih menjadi inspirasi bahkan beberapa dekade setelah kematiannya di usia 27 tahun pada 1969.

Lahir di Kebon Jeruk, Jakarta, 17 Desember 1942, Soe Hok Gie dibesarkan di rumah kecil bersama orangtuanya. Meski miskin, Soe bersekolah di Kanisius, sekolah elite di mana anak-anak kaya belajar, sehingga membuatnya makin peka.

Pandai membaca sejak kecil, Soe sudah mulai menelan karya-karya sastra seperti tulisan Pramoedya Ananta Toer sejak duduk di bangku sekolah dasar. ulisan Sutan Sjahrir yang berjudul Renungan Indonesia membuatnya tertarik pada Partai Sosialis Indonesia (PSI) yang dibentuk Sjahrir.

Pada September 1961 Soe diterima di Fakultas Sastra Universitas Indonesia Jurusan Sejarah. Selama di universitas, Soe berpartisipasi dalam komunitas intelektual menambah dimensi baru bagi kesadaran politiknya.

Sejak Maret 1963, Soe bergabung dalam kepemimpinan pusat LPKB (Lembaga Pembina Kesatuan Bangsa) yang kemudian berganti nama menjadi Lembaga Pernbinaan Kesatuan Bangsa.

Selama dua tahun berikutnya, Soe aktif di seksi perencanaan dan penelitian lembaga ini. Ia pun ditunjuk sebagai anggota redaksi Celora Minggu, sebuah terbitan mingguan yang diterbitkan yayasan swasta untuk mendukung LPKB.

LPKB mengantar Soe bertemu Soekarno, 22 Februari 1963, yang semakin menambah kebencian pada keditatoran dalam dirinya. Pada September 1964 Soe meraih gelar sarjana muda dengan skripsi berjudul Di Bawah Lentera Merah, Riwayat Sarekat Islam 1917-1920.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya