Jenderal Bintang 4 yang Pernah Pimpin Kopasgat

Tim Litbang MPI, Jurnalis
Senin 13 Maret 2023 06:42 WIB
Daftar jenderal bintang 4 yang pernah memimpin Kopasgat. (Ilustrasi/Okezone)
Share :

KOMANDO Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) adalah pasukan khusus yang dimiliki TNI AU (Angkatan Udara). Kantor pusat Kopasgat berada di Bandung, Jawa Barat.

Kopasgat ditetapkan pada 17 Oktober 1947. Pasukan ini pernah berganti nama menjadi Pusat Pasukan Khas TNI Angkatan Udara (Korpaskhas) dan Korps Pasukan Khas (Korpaskhas).

Sebutan lain dari Kopasgat adalah Korps Baret Jingga, berdasarkan baret dengan warna jingga yang terinspirasi dari cahaya jingga saat fajar. Pasukan Kopasgat harus memiliki kualifikasi minimal para-komando. Berikut adalah informasi jenderal bintang 4 yang pernah memimpin Kopasgat sebagai Komandan Kopasgat.

1. Saleh Basarah

Marsekal TNI (Purn) Mohamad Saleh Basarah Suradiningrat lahir pada 14 Agustus 1928 dan wafat pada 11 Maret 2010. Ia mengawali karier di dunia militer sebagai Letnan Dua pada 1951. Ia dipercaya memimpin Kopasgat di tahun 1967-1968. Kariernya terus bergulir dengan menjadi Asop Panglima AURI (atau TNI AU) hingga akhirnya menjabat sebagai Kelapa Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) periode 1973-1977.

Saleh banyak mengenyam pendidikan di antaranya di Sekolah Penerbang di Amerika Serikat (1951), Sekolah Ilmu Siasat Angkatan Udara (1952), Sekolah Penerbang Lanjutan (1957), Kursus Manajemen UI (1963), dan Seskoau (1965). Diketahui, ia menerima 24 perghargaan sebagai tanda jasa dan tanda kehormatan. Saleh juga berkecimpung di organisasi olahraga, seperti menjadi Ketua Umum PB Pertina (Persatuan Tinju Nasional) tahun 1971-1988.

2. Subandrio

Marsekal TNI (Purn) Subandrio merupakan purnawirawan jenderal bintang 4 yang pernah memimpin Korpaskhas (sebelum berubah nama menjadi Kopasgat) periode 2003-2004. Sebelumnya, pada 2002, ia dipercaya sebagai Wakil Komandan Seskoau (Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara).

Dikutip dari tni-au.mil.id, Seskoau mempunyai tugas pokok yaitu menyelenggarakan pendidikan pengembangan umum TNI Angkatan Udara, Pendidikan Operasi Matra Udara, melakukan pengkajian dan pengembangan doktrin, serta kemampuan dan kekuatan matra udara. Pria kelahiran 22 Maret 1953 di Bandung, Jawa Barat ini dipercaya sebagai Wakil KSAU pada Oktober 2007. Selanjutnya, jabatan Subandrio naik menjadi KSAU periode 2007 – 2009. Subandrio lulus dari Akademi Tentara Nasional Indonesia (AKABRI) bagian Udara pada tahun 1975 dan menyelesaikan tugasnya di TNI AU pada 2009. (Diolah dari Berbagai Sumber/ Eka Maulia Ramadhanti /Litbang MPI)

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya