JAKARTA - Pilot Susi Air, Kapten Philips Mark Marthens hingga kini masih disandera sejak 7 Februari 2023. Artinya, penyanderaan yang dilakukan Kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua sudah berlangsung selama 36 hari.
Menurut Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda Kisdiyanto, upaya pencarian terus dilakukan. Mulai dari bernegosiasi dengan KKB, hingga mencari lokasi penyanderaan.
Namun, hingga saat ini negosiasi yang dilakukan oleh pemerintah dengan kelompok penyandera belum menemukan hasil.
"Untuk teknis saya tidak tahu secara pasti, tapi laporan dari yang ada masih belum ketemu negosiasi itu," kata Kisdiyanto di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (15/3/2023).
Kisdiyanto menambahkan, masyarakat harus bersabar menunggu kabar pembebasan kapten Phillips. Sebab, negosiasi yang dilakukan membutuhkan waktu yang lama. Hal tersebut ditempuh agar tidak membahayakan keselamatan pilot itu.
"Ya memang kalau negosiasi tidak akan sebentar, pasti butuh waktu yang panjang. Dan kita semua harus sabar, karena ini nenyangkut nyawa manusia yang harus kita selamatkan. Meskipun satu orang, itu adalah nyawa manusia," katanya.