Menurut Kisdiyanto, yang menjadi kuncinya adalah harus sangat berhati-hati dan tidak dapat asal dalam menindak para pelaku separatis.
"Jadi kita tidak mengedepankan asal menindak separatis itu. Memang KST ini memang sudah sangat meresahkan dan mereka tidak peduli pada rakyat Papua sendiri. Terbukti apa, masyarakat dan anak-anak menjadi korban, jadi tameng hidup buat mereka," ucapnya.
Hingga saat ini, operasi yang dilakukan masih bersifat penegakan hukum, dan bukan operasi militer. Namun, Kisdiyanto mengatakan, TNI siap untuk mengeksekusi para penyandera jika sudah ada perintah dari negara.
"Sebenarnya TNI kalau sudah ada perintah dari negara, pemerintah, untuk segera mengeksekusi kita akan laksanakan," ujarnya.
(Arief Setyadi )