1 Pasien Meninggal, 8 Lainnya Buta Gara-Gara Obat Tetes Mata Tercemar Bakteri

Rahman Asmardika, Jurnalis
Jum'at 17 Maret 2023 13:39 WIB
Foto: Getty Images.
Share :

Pekan lalu, seorang wanita di Florida menggugat perusahaan obat tersebut, mengklaim bahwa infeksi yang dideritanya setelah menggunakan produk mereka memaksa dokter untuk mengangkat salah satu matanya.

Pengacara wanita itu menyalahkan kontaminasi pada kurangnya pengawet di obat tetes mata.

"Kemungkinan ada lebih banyak orang yang menderita infeksi yang tidak sadar," kata pengacara Natasha Cortes kepada NBC News.

Perwakilan EzriCare mengatakan bahwa pengujian sejauh ini belum secara pasti mengaitkan wabah tersebut dengan produk mereka.

"Sebisa mungkin, kami telah menghubungi pelanggan untuk memberi tahu mereka agar tidak terus menggunakan produk tersebut," kata seorang juru bicara.

"Kami juga segera menghubungi CDC dan FDA dan menunjukkan kesediaan kami untuk bekerja sama dengan permintaan apa pun yang mereka miliki dari kami."

CDC mengatakan bahwa siapa pun yang telah menggunakan produk yang ditarik dan sekarang mengalami gejala harus menghubungi dokter.

Gejalanya meliputi keluarnya cairan berwarna kuning, hijau, atau bening dari mata, rasa tidak nyaman atau nyeri, kemerahan, penglihatan kabur, dan peningkatan kepekaan terhadap cahaya.

Pekan lalu, FDA menerbitkan pemberitahuan penarikan terpisah untuk beberapa produk obat tetes mata yang didistribusikan oleh Pharmedica dan Apotex setelah perusahaan mengatakan mereka secara sukarela menariknya dari rak.

Produk obat tetes mata dan pencuci mata digunakan oleh sekira 117 juta orang Amerika pada 2020, menurut Statista, sebuah perusahaan riset pasar.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya