JAKARTA - Pada saat adzan subuh berkumandang untuk memanggil umatnya beribadah kepada Tuhan, tepatnya jam 5 subuh, lahirlah anak pertama dari Soekarno dan Fatmawati yang diberi nama Guntur Soekarnoputra.
Kelahiran Guntur Soekarnoputra tersebut memang sangat dinantikan. Soekarno selalu setia menemani Fatmawati, hingga ketika kontraksi tiba, ia langsung dengan cepat membimbing Fatmawati untuk masuk ke dalam kamar dan memanggil dokter.
Begitupun saat memasuki proses persalinan, Soekarno masih setia menemani Fatmawati untuk tetap berada disisinya. Ia duduk diatas tempat tidur untuk mendampingi dan memegang tangan Fatmawati selama melahirkan anak pertamanya. Walaupun ia tidak tahan melihat darah.
Dikutip dalam buku “Soekarno Fatmawati Sebuah Kisah Cinta Klasik” yang ditulis oleh Adhe Riyanto, Soekarno merasa momen kelahiran anak pertamanya adalah momen paling nikmat dari seluruh hidupnya. Sebab, ia memang sudah lama sangat ingin mempunyai keturunan.
Kelahiran Guntur disambut dengan gembira oleh Soekarno. “Aku tidak sanggup menggambarkan kegembiraan yang yang diberikannya kepadaku, umurku sudah 43 tahun dan akhirnya Tuhan Yang Maha Pengasih mengaruniai kami seorang anak, ” ujar Soekarno.
Tidak hanya disambut gembira oleh Soekarno, kelahiran Guntur juga disambut gembira oleh kedua orangtua dari Soekarno. Sebab, Nyoman Rai Srimben dan Raden Soekemi dapat melihat langsung kelahiran cucunya di Jakarta.