“Kami ingin kelompok tersebut tidak merasa minder dan malu akan haknya sehingga mengetahui posisi dalam setiap tahapan Pemilu. Dengan begitu, salah satu tujuan Bawaslu yaitu pencegahan terhadap potensi-potensi rawan pelanggaran tersampaikan secara baik dan dapat disebar luaskan kepada rekan-rekan disabilitas yang lain,” katanya.
Dia menambahkan sosialisasi seperti ini merupakan salah satu bentuk pencegahan kepada rekan-rekan difabel, dalam sosialisasi bisa membangkitkan semangat dan percaya dirinya, serta mengetahui perkembangan tahapan Pemilu yang sementara berjalan.
“Jika rekan-rekan difabel bisa percaya diri dan semangat, terlibat aktif untuk mengawal setiap tahapan berjalan dengan daya upaya pastinya terkait dengan hak pilih mereka bisa terakomodir dengan baik.” ujarnya.
(Angkasa Yudhistira)