SURABAYA – DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Timur tegas menolak kedatangan timnas Israel di wilayah Jawa Timur selama Piala Dunia U-20 di Indonesia, yang digelar ada 20 Mei sampai 11 Juni 2023.
“PDI Perjuangan Jatim menolak delegasi Israel untuk bertandang dan bertanding di wilayah Jawa Timur pada gelaran Piala Dunia U-20 di Indonesia,” kata Plt Ketua DPD PDIP Jatim MH Said Abdullah, dalam siaran pers, dikutip Sabtu (25/3/2023).
Ia menginstruksikan kepada Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Jatim menolak kehadiran timnas Israel pada Piala Dunia U-20 di Jawa Timur. Menurutnya, sikap penolakan itu perlu disampaikan secara terbuka dan tertulis kepada Gubernur Jawa Timur.
Said menyebutkan, sikap penolakan PDIP Jatim ini didasarkan pada komitmen solidaritas terhadap perjuangan bangsa Palestina atas perlawanan menghadapi aneksasi, penjajahan dan pembunuhan yang terus dilakukan Israel terhadap bangsa Palestina.
Sikap PDIP Jawa Timur ini, ia mengungkapkan, sejalan dengan kebijakan politik yang pernah ditempuh Presiden Soekarno dalam menempatkan delegasi olahraga dari Israel.
Pada 1957 Indonesia lolos dari babak kualifikasi Piala Dunia tahun 1958 setelah Taiwan menyatakan pengunduran diri. Pada babak play off setelah Australia juga mengundurkan diri, Indonesia harus menghadapi Timnas Israel.
Saat akan menghadapi Timnas Israel, PSSI minta pertandingan dilakukan di tempat netral, namun permintaan ini ditolak oleh FIFA. Atas kebijakan ini, Timnas Indonesia menyatakan mengundurkan diri dalam menghadapi Timnas Israel.