BANDAR LAMPUNG - Doris Arisando (33) warga Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara menjadi korban penikaman hingga mengalami luka robek di bagian perut dan tangannya saat sedang berada di kios tambal ban, Kamis (30/3/2023).
Kakak korban, Ardian Saputra mengatakan, saat kejadian korban sedang berhenti di kios tambal ban di Jalan Kapten Mustopa hendak memperbaiki ban sambil mengobrol dengan pemilik kios.
Ardian menuturkan, kemudian pelaku berinisial S datang dengan mengendarai sepeda motor. Tanpa berkata apapun, pelaku langsung mengambil pisau yang dibawanya dan menikam korban.
"Jadi kalo menurut Lai yang punya tambal ban itu, pelaku ga bilang apa-apa tapi langsung nyerang adik saya. Adik saya sempat nangkis, makanya tangan kirinya kena. Lalu ditikam lagi di perut sama pelaku. Terus dia langsung kabur," ujar Ardian saat dihubungi, Jumat (31/3).
Ardian melanjutkan, korban yang mengalami luka robek di bagian tangan kiri dan perut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Handayani untuk mendapatkan pertolongan.
Selanjutnya keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lampung Utara dengan nomor laporan LP/B/104/III/2023/SPKT/POLRES LAMPUNG UTARA/POLDA LAMPUNG.
Ardian mengatakan, dia belum mengetahui pasti motif pelaku S melakukan penyerangan terhadap adiknya. Sebab, kondisi korban masih sangat lemah, sehingga belum dapat dimintai informasi soal penyerangan tersebut.
Namun, kata Ardian, menurut informasi pelaku S merupakan rekan korban sesama sopir travel di Kabupaten Lampung Utara.
Sementara saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Eko Rendi Oktama membenarkan adanya kejadian penganiayaan berat tersebut.
"Benar, identitas pelaku dan data sudah kita kantongi. Saat ini dalam pengejaran," tutur Eko Rendi.
Terkait motif penganiayaan, Eko mengaku pihaknya masih melakukan pendalaman. Sebab, korban masih belum bisa dimintai keterangan lantaran luka yang ada di perutnya.
"Tim masih bekerja saat ini, mohon doa pelaku segera kita tangkap ya," pungkasnya.
(Khafid Mardiyansyah)